Tampilkan postingan dengan label Info dan Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info dan Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 September 2017

Pentingnya Mengontrol Tekanan Darah

Hasil gambar untuk hipertensi
sumber gambar: inaheart.or.id

Jaman sekarang kata Hipertensi sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bagaimana tidak, Hipertensi memang sudah seperti diagnosa terpopuler jika kita lihat di data kunjungan pasien pada hampir seluruh fasilitas kesehatan. Hipertensi ini erat kaitannya dengan gaya hidup. Gaya hidup yang bagaimana sih yang dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi ini. Setidaknya ada tujuh hal yang dapat mencetuskan hipertensi, apa saja? ini dia:  
  1. Terlalu banyak mengkonsumsi natrium / garam
  2. Berlebihan dalam mengkonsumsi gula
  3. Obesitas (kelebihan berat badan)
  4. Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak
  5. Kebiasaan merokok
  6. Mengkonsumsi Alkohol
  7. Stress 
Hipertensi ini merupakan penyakit seumur hidup, artinya jika telah terdiagnosa Hipertensi maka harus selalu mengkontrol tekanan darah dan minum obat secara rutin. Jangan hanya nantinya tekanan darah kita sudah normal terus berhenti minum obat hipertensi, tekanan darah bisa naik lagi dan kalau tidak terkontrol kemungkinan terburuknya bisa terkena serangan jantung maupun stroke.

Ada tips yang penulis kutip dari medscape.com untuk dapat menencegah tekanan darah tinggi, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Perbanyak latihan fisik seperti aerobik untuk menjaga berat badan ideal dan terhindar dari obesitas
  • Diet rendah garam, lemak dan kolesterol
  • Jangan minum alkohol dan berhenti merokok
  • Selalu rutin untuk mengontrol tekanan darah
Mengukur tekanan darah dapat dilakukan di fasilitas kesehatan maupun secara mandiri dengan alat pengukur darah atau tensimeter. Sekarang ini banyak Tensimeter yang gampang digunakan apalagi untuk orang awam. Tensimeter Digital contohnya, tinggal pencet saja tunggu beberapa saat sudah muncul tekanan darah kita.

Berapa sih nilai normar tekanan darah?
Idealnya tekanan darah normal itu antara 100-120/60-80 mmHg. Dikatakan Hipertensi jika tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Dan diantara rentang itu adalah Prehipertensi.

Minggu, 03 September 2017

Teknik Menggosok Gigi


Beberapa teknik menggosok gigi:
1) Teknik vertikal
Arah gerakan menggosok gigi ke atas ke bawah dalam keadaan rahang atas dan bawah tertutup. Gerakan ini untuk permukaan gigi yang menghadap ke pipi (bukal/labial), sedangkan untuk permukaan gigi yang menghadap lidah/langit-langit (lingual/palatal), gerakan menggosok gigi ke atas ke bawah dalam keadaan mulut terbuka. Cara ini terdapat kekurangan, yaitu bila menggosok gigi tidak benar dapat menimbulkan resesi gingival/penurunan gusi sehingga akar gigi terlihat.
2) Teknik horizontal
Semua permukaan gigi disikat dengan gerakan ke kiri dan ke kanan. dari permukaan bukal dan lingual. Gerakan menggosok pada bidang kunyah (oklusal) dikenal sebagai scrub brush. Caranya mudah dilakukan dan sesuai dengan bentuk anatomi permukaan kunyah. Cara tersebut cukup sederhana, tetapi tidak begitu baik untuk dipergunakan karena dapat mengakibatkan resesi gusi dan abrasi gigi.7

3) Teknik Roll
Cara ini, gerakannya sederhana, efisien dan menjangkau semua bagian mulut. Bulu sikat ditempatkan pada permukaan gusi, jauh dari permukaan oklusal/bidang kunyah, ujung bulu sikat mengarah ke apex/ujung akar, gerakan perlahan melalui permukaan gigi sehingga bagian belakang kepala sikat bergerak dalam lengkungan. Pada waktu bulu-bulu sikat melalui mahkota gigi, kedudukannya hampir tegak terhadap permukaan email. Ulangi gerakan ini sampai lebih kurang 12 kali sehingga tidak ada yang terlewat. Cara ini dapat menghasilkan pemijatan gusi dan membersihan sisa makanan di daerah interproksimal/antara gigi.
4) Teknik Charter
Ujung bulu sikat diletakkaan pada permukaan gigi, membentuk sudut 45 derajat terhadap sumbu panjang gigi dan ke atas. Dalam posisi ini tepi bulu sikat berkontak dengan tepi gusi. Bulu sikat agak ditekan, sehingga ujungnya masuk ke daerah antara 2 gigi. Sikat gigi digetarkan membentuk lingkaran kecil, tetapi ujung bulu sikat harus tetap di tempat semula. Setiap bagian dapat dibersihkan 2-3 gigi. Jika suatu bagian sudah dibersihkaan dengan membentuk lingkaran-lingkaran kecil tersebut, maka pembersihan dapat berpindah ke lain-lain bagian. Metode ini merupakan juga cara yang baik untuk pemeliharaan jaringan pendukung gigi, walaupun agak sukar untuk dilakukan.

5) Teknik Bass
Bulu sikat pada permukaan gigi membentuk sudut 45 derajat dengan panjang gigi dan diarahkan ke akar gigi sehingga menyentuh tepi gusi. Dengan cara demikian saku gusi dapat dibersihkan dan tepi gusinya dapat dipijat. Sikat gigi digerakkan dengan getaran-getaran kecil ke depan dan belakang selama kurang lebih 15 detik. Setiap daerah penyikatan meliputi 2-3 gigi. Teknik ini hampir sama dengan teknil Roll, hanya berbeda pada cara penggerakkan sikat giginya dan cara penyikatan permukaan belakang gigi depan. Untuk permukaan belakang dari gigi depan, sikat gigi dipegang secara vertikal. Teknik ini yang sekarang banyak diajarkan.
6) Teknik Fones atau teknik sirkuler
Bulu sikat ditempelkan tegak lurus pada permukaan gigi. Kedua rahang dalam keadaan mengatup. Sikat gigi digerakkan membentuk lingkaran-lingkaran besar, sehingga gigi dan gusi rahang atas dan bawah dapat disikat sekaligus. Daerah di antara 2 gigi tidak mendapat perhatian khusus. Untuk permukaan belakang gigi, gerakan yang dilakukan sama tetapi lingkarannya lebih kecil. Untuk bagian ini jika agak sukar, maka gerakannya dapat diubah ke kanan dan ke kiri. Teknik ini dianjurkan untuk anak-anak, karena mudah untuk dilakukan.
Dengan paparan di atas, kini kita dapat memilih sesuai seleranya masing-masing dan memerhatikan etika menggosok gigi dengan baik dan benar. Tidak malas lagi menggosok gigi, budayakanlah menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur malam, luangkanlah waktu sebentar untuk memelihara gigi Anda dan mencapai napas segar. Perlu diingat dan diperhatikan bahwa sumber infeksi/vokal infeksi itu berawal kondisi gigi dan mulut Anda. Insya Allah dengan gigi sehat dan mulut segar tidur Anda akan nyenyak dan terhindar dari penyakit.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Manfaat Minum Kopi

Ada info menarik nih bagi anda yang gemar minum kopi. Kopi memang sudah ada sejak tahun 800 SM, terutama bangsa Arab saat itu mengkonsumsi kopi sebagai minuman penambah energi untuk melaksanakan ibadah pada malam hari. Nah apa aja sih manfaat minum kopi selain untuk menambah energi, berikut ini beberapa manfaat minum kopi bagi anda yang gemar minum kopi.

sumber gambar: kedaikopi51.wordpress.com

1. Meningkatkan Energi dan Kinerja Otak
    Kandungan kafein dalam kopi memengaruhi kinerja otak dan menghasilkan efek rangsang psikoaktif yang baik bagi tubuh. Kafein dari kopi akan diserap darah dan sampai ke otak—tempat kafein akan memblokir adenosine—sehingga neurotransmitters, seperti norepinephrine dandopamine, bertambah. Alhasil, otak bisa bekerja maksimal. Kopi juga mendukung fungsi kognitif otak sehingga ingatan lebih kuat, mempertajam emosi, meningkatkan kewaspadaan, serta fungsi kognitif otak.

2. Mengurangi Risiko Diabetes 
    Bagi penderita diabetes, memang disarankan agar tidak mengkonsumsi kopi (apalagi kopi manis dengan gula yang banyak). Sebab, konsumsi kopi dapat meningkatkan kadar gula darah. Alih-alih mengatasi, justru memperburuk. Namun tidak demikian dengan non-penderita diabetes, kafein justru diduga menurunkan risiko terkena penyakit diabetes pada non-penderita. Tapi bukan berarti konsumsi kafein boleh tak terbatas. Pada orang dewasa yang tidak menderita diabetes, konsumsi kafein dibatasi hanya sampai 400 mg per hari.

3.Menurunkan Risiko Kematian
    Iini berdasarkan penelitian dari National Institutes of Health – AARP Diet dan Studi Kesehatan, riset yang dilakukan dari rentang waktu 1995 sampai 2008 sebanyak 400.000 orang lebih koresponden menyatakan, meminum beberapa cangkir kopi dapat menurunkan risiko kematian sekian persen. Namun perlu diingat, pada orang dewasa, konsumsi kopi dibatasi sampai 400mg per hari saja. 

4. Mencegah Alzeimer
    Alzheimer merupakan jenis kepikunan yang membahayakan karena dapat melumpuhkan pikiran dan kecerdasan seseorang. Kandungan kafein dalam kopi yang mampu meningkatkan kinerja otak dibuktikan oleh ebebrapa penelitian bahwa kafein dalam kopi juga dipercaya mampu mengurangi risiko seseorang terkena demensia Alzheimer. Namun, tetap perlu diingat, konsumsi kopi berlebihan justru dapat membahayakan kesehatan. Konsumsi secukupnya ya.

5. Menekan Angka Depresan dan Bunuh Diri
    Kali ini hasil penelitian dari Harvard School of Public Health pada tahun 2011 yang menyatakan bahwa kafein dapat menurunkan angka depresi sebanyak 20 persen. Bahkan, dengan mencium bau kopi di pagi hari saja dapat membantu mengurangi beban dalam pikiran. Selain itu, kopi juga membuat Anda merasa lebih baik karena lebih kaya akan antioksidan dibandingkan dengan buah-buahan dan sayuran lainnya.